You are here: Home Utama Zaman Madinah
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Ini Sejarah Kita

menyingkap detik-detik sejarah kita sebagai muslim

Zaman Madinah

Haji Wadâ' pada Tahun Ke 10 H

E-mail Print PDF

Pada bulan Dzul-Hijjah tahun ke 10 H. Rasûlullâh saw. bersiap-siap untuk melaksanakan ibadah haji ke Makkah bersama-sama para sahabat dan kaum Muslimîn yang jumlahnya ribuan orang. Dalam perjalanan inilah dijelaskan dan dicontohkan oleh Rasûlullâh saw. tata-cara pelaksanaan manasik haji dalam bentuknya yang sempurna yang terus berlaku sampai hari ini dan seterusnya.

 

Fathu Makkah pada Tahun Ke 8 H

E-mail Print PDF

Menjelang diambil alihnya Makkah oleh Rasûlullâh saw. kekuatan Quraisy sudah semakin melemah, sementara itu kekuatan Rasûlullâh saw. semakin besar dengan tersebar luasnya Islâm, khususnya setelah Perjanjian Hudaibiyyah, di mana Rasûlullâh saw. mendapat kesempatan yang baik dan suasana kondusif untuk menyebarkan Islâm ke seluruh pelosok.

 

Menaklukkan Khaibar

E-mail Print PDF

Khaibar adalah sekumpulan oase kecil yang terletak di sebelah Timur Laut Madînah yang ketika itu berada di dalam kekuasaan kaum Yahûdi. Mereka membangun beberapa benteng di sekitar Khaibar untuk melindunginya [1], mengolah seluruh potensinya dan menjadikannya sebagai markas militer dan pusat perbekalan bagi mereka.

 

Perjanjian Hudaibiyyah pada Tahun Ke 6 H

E-mail Print PDF

Setelah Rasûlullâh saw. merasa tenteram dan yakin bahwa semua bahaya, baik yang berupa ancaman atau serbuan dari luar maupun pengkhianatan dari dalam benar-benar telah hilang dari Madînah, Beliau pun mulai menyusun rencana untuk mengambil alih kota Makkah ke dalam wilayah Islâm.

 

Ekspedisi Militer

E-mail Print PDF

Hanya beberapa bulan setelah kedatangannya di Madinah, Rasûlullâh saw. memulai ekspedisi militer [1], dengan mengirim beberapa satuan khusus (sariyah) dan juga pasukan yang langsung Beliau pimpin. Dengan adanya ekspedisi militer, wilayah di sekitar Madînah menjadi aman dan praktis Madînah menguasai jalur perdagangan yang biasa dilalui para pedagang dari Makkah ke Syâm. Dan hal ini bisa menjadi ancaman perekonomian Makkah.

 

Aktiviti di Awal Periode Madinah

E-mail Print PDF

Setibanya di Madînah tanpa membuang-buang waktu, Rasûlullâh saw. langsung memulai aktifitasnya yang diarahkan kepada dua tujuan:

Pertama: Menumbuhkan umat Islâm menjadi kelompok mu'min yang satu, yang dipenuhi oleh rasa persaudaraan, persamaan dan keadilan, serta diberlakukannya syari'at Islâm di tengah-tengah mereka.

 

 
Ini Sejarah Kita

Infaq

Bahan Tarbiyyah

Rajah ISK

Adakah Kau Lupa

Dengan Kerjasama